Sederet Cara Mengatasi Kaki Pecah-Pecah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Tumit pecah pecah memang seringkali dikeluhkan oleh seseorang. Kondisi tumit yang pecah pecah mungkin nampak sebagai masalah penampilan. Namun, kondisi tumit pecah atau fisura tumit ini juga bisa menyebabkan masalah medis yang serius. Diperlukan upaya ekstra untuk mengatasi tumit pecah, termasuk juga mengidentifikasi penyebabnya agar penanganan bisa dilakukan dengan tepat.

Melansir Primayahospital.com, kaki pecah pecah terjadi ketika kulit di bagian bawah tepi luar tumit menjadi tebal, keras, kering dan bersisik bahkan nampak retak. Tumit pecah pecah merupakan masalah kaki yang umum dialami. Pada kebanyakan kasus, bila retakannya kecil , masalah ini tentunya menjadi gangguan kecil. Misalnya kaki menjadi tidak enak dipandang. Namun, bila tidak ditangani dengan tepat, maka retakan semakin dalam, orang yang mengalaminya akan merasakan sakit pada tumit ketika berjalan. Kaki yang pecah pecah juga bisa terinfeksi dan berdarah.

Materi PPKN Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka, Link Download Buku Paket Semester 1 dan 2 Polisi Bakar Barak Judi dan Narkoba di Medan Sunggal Sumut, Lokasinya Pernah Digerebek Emak emak Jakarta Sengit, Cek 3 Survei Elektabilitas Pilpres 2024 Terbaru, Terjawab Capres Terkuat di Ibu Kota

Emak emak di Solo Kenakan Daster Serba Merah, Deklarasi Dukung Prabowo Gibran, Wayahe Emak emak Obah Fezzi Uktolseja Dukung Emak emak Ngonten, Bisa Tingkatkan Ekonomi Kreatif Cara Monetisasi Facebook Pro Atau FB Pro, Emak emak Bisa Hasilkan Cuan dari Handphone

Idham Mase Kekeuh Cerai dengan Catherine Wilson, Kecewa Keket Tak Mundur dari Caleg, Rebutan Suara Halaman 3 Infeksi pada tumit pecah pecah bisa menyebabkan seslulitis, yaitu infeksi bakteri pada kulit dan jaringan di bawahnya. Selulitis bisa terjadi akibat bakteri masuk melalui luka terbuka pada kulit. Bakteri akan menyebar dan membuat kulit menjadi kemerahan, melepuh dan bengkak. Selulitis merupakan masalah medis yang serius dan membutuhkan penanganan secepatnya, hingga harus dirawat di rumah sakit.

Kaki pecah pecah karena kehilangan elastisitasnya. Namun terdapat beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih berisiko, diantaranya ialah: Berkulit kering Dermatitis atopic (eksim)

Penyakit kulit seperti gatal gatal, uncul ruam merah dan gatal. Sindrom kaki kering dan basah (juvenile plantar dermatosis) Kondisi ketika kulit menjadi merah dan bersisik pada telakap kaki anak dan juga remaja.

Psoriasis atau penumpukan sel kulit mati yang membentuk sisik. Tinea Pedis atau infeksi jamur tipe hiperkeratotik Keratoderma palmoplantar atau penebalan kulit yang tidak normal di telapak tangan dan kaki

Masalah sistemik misalnya hipotiroidime (kekurangan hormon tiroid) dan diabetes Jika kondisi kulit terlalu kering, maka kulit tidak menjadi elastis. Pada area kulit yang tertekan seperti tumit atau telapak kaki akan muncul bercak keras kulit mati atauu kapalan yang kadang terasa gatal. Jika terus berjalan dnegan kulit keras tersebut, maka akan muncul retakan kecil pada tumit dan menyebabkan kaki pecah pecah.

Tanpa dilakukan perawatan, tentunya retakan akan semakin melebar dan mempengaruhi lapisan kulit yang lebih dalam. Bila retakan sudah mencapai kapiler atau pembuluh darah halus, maka bisa timbul pendarahan. Terdapat beberapa faktor risiko yang membuat kaki pecah pecah lebih rentan dialami, misalnya: Udara kering

Mandi air panas terlalu lama Kelebihan berat badan Sering berjalan kaki

Menggunakan sandal atau sepatu terbuka yang membuat kulit kaki terekspos Untuk mengatasi kaki yang pecah pecah tentunya harus lebih sering melembabkan kulit kaki. Gunakan pelembab dengan bahan minyak pada tumit dua sampai tiga kali sehari untuk mengurangi retakan pada kaki ataupun tumit. Selain itu juga bisa menggunakan batu apung untuk menggosok kaki agar sel kulit mati yang kerang bisa hilang dan juga pelembab terserap sempurna.

Cara lain mengatasi kaki pecah seperti: Tidak menggunakan sandal atau sepatu yang mengekspos tumit Konsumsi air putih yang cukup agar tidak dehidrasi

Tidak berdiri terlalu lama, terutama pada permukaan yang keras Tidur menggunakan kaos kaki Kkai pecah pecah mungkin tidak kunjung sembuh walaupun sudah diberi perawatan di rumah. Ini menandakan retakan sudah dalam atau perawatan tidak berjalan efektif.

Jangan mengorek ngorek kulit kering dengan gunting atau pisau, hal tersebut justru bisa mneyebabkan infeksi. Lebih baik segera ke dokter spesialis kulit untuk menjalani tindakan medis. Dokter bisa mengatasi maslah kaki pecah pecah antaralain seperti: Menggunakan pisau scalpel untuk mengurangi kapalan atau kulit yang menebal

Memberikan lotion pelembab kaku untuk menjaga kelembaban dan menutrisi kulit Memasang perban pada tumit untuk mengurangi pergerakan kulit Menyarankan alas kaki yang tepat untuk melindungi bantalan kulit

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *